Minggu, 19 Februari 2017

Pertanyaan yang Ibu sering tanyakan seputar kehamilan

10 Tanya Jawab Tersering Seputar Kehamilan 

1. Berapa usia kehamilan saya ? 

  • Pertanyaan ini selalu ditanyakan setiap kali kontrol kehamilan. hampir 100% ibu hamil akan menanyakan usia kehamilannya dan ini bagus karena ibu hamil perlu mengetahui berapa usia kehamilannya agar dia tidak bingung, dan yakin bahwa kehamilannya berkembang dan bertambah sesuai seharusnya. usia kehamilan ditentukan berdasarkan beberapa hal yaitu tanggal hari pertama haid terakhir, pemeriksaan ultrasonografi dan pemeriksaan klinis. 
  • Dari ketiga cara tersebut, metode paling akurat untuk menentukan usia kehamilan adalah berdasarkan hasil ultrasonografi pada trimester 1 kehamilan (usia kehamilan 6-10 minggu (2-3 bulan). Tingkat kesalahan pemeriksaan ini kecil sekali (sekitar beberapa hari). Jika tidak ada hasil ultrasonografi pada awal kehamilan, dokter tetap memiliki 3 cara untuk menentukan usia kehamilan yaitu dengan tanggal haid, pemeriksaan USG yang dilakukan saat tersebut serta pemeriksaan klinis pada ibu hamil tersebut.  


2. Apakah janin normal atau adakah kelainan pada kehamilan saya?

Ini adalah dua pertanyaan yang berbeda tetapi hampir senantiasa selalu diucapkan oleh bumil dalam satu kalimat. 

Pengertian janin normal disini adalah 
  • apakah janin berkembang sesuai dengan usia kehamilannya? 
  • apakah beratnya sesuai dengan usia kehamilannya?
  • apakah beratnya cukup atau terlalu kecil atau terlalu besar?                                                       Berat janin bisa dinilai dengan melihat klinis (pengukuran tinggi fundus menggunakan meteran dan dari hasil tersebut, kisaran berat janin bisa dinilai). Berat janin juga bisa dilihat dari ultrasonografi dan dibandingkan dengan grafik rerata berat janin lainnya pada usia kehamilan tersebut. dari sana, kita bisa mengetahui berat janin ibu normal atau tidak

Jika pengertian normal adalah janin tidak memiliki kecacatan dan kekurangan satu apapun, ada beberapa hal yang perlu diketahui yaitu: 

  1. Ultrasonografi bukanlah segalanya, dia hanyalah alat dan alat memiliki keterbatasan. sekitar 10-15% kelainan pada janin tidak terlihat saat kehamilan, meskipun dilakukan oleh dokter sehebat apapun dan menggunakan mesin ultrasonografi sehebat apapun.                          Metode lain yang bisa digunakan untuk menilai kelainan janin adalah MRI dan biasanya dilakukan hanya pada kasus kasus khusus dan dengan MRI pun, dokter tidak dapat menjamin 100% dapat menilai kondisi janin.
  2. Ultrasonografi menilai bentuk janin dan beberapa fungsi perkembangan janin. Namun, perlu diketahui bahwa USG memiliki banyak keterbatasan. hingga saat ini, USG belum bisa menilai tingkat kecerdasan anak,USG belum bisa menilai warna kulit janin, USG belum bisa menentukan apakah si buah hati akan memiliki suara emas seperti Raisa atau anak tersebut tidak bisa berbicara sama sekali. USG belum bisa menilai apakah janin tersebut nantinya akan menjadi autis ataukah hiperaktif ataukah pendiam. Masih banyak pertanyaan pertanyaan tersebut yang belum bisa dijawab dengan teknologi saat ini.
  3. Kedua hal ini perlu saya jelaskan untuk menghilangkan ekspektasi yang berlebihan terhadap USG. Pemeriksaan USG dilakukan mulai usia kehamilan 20 minggu dan seterusnya untuk melihat ada tidaknya kelainan pada janin. 
  4. Kehamilan normal atau tidak dinilai dari beberapa hal yaitu ada tidaknya penyakit pada ibu seperti tekanan darah tinggi, penyakit medis tertentu seperti asma, kelainan jantung, dll. Jika berat badan ibu bertambah, berat janin sesuai dan tidak ditemukan masalah pada saat pemeriksaan, sekitar 80-90% kehamilan akan baik dan berkembang menjadi persalinan normal.


3. Saya perlu melakukan pemeriksaan laboratorium atau tidak?

Pertanyaan yang sangat sering ditanyakan pasien. Tidak ada yang salah dengan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan laboratorium merupakan hal yang membantu dokter dalam menentukan apakah ibu hamil memiliki masalah kesehatan tertentu atau tidak. Beberapa pemeriksaan standar semisal pemeriksaan hemoglobin (melihat ada tidaknya anemia / kekurangan sel darah merah), gula darah (melihat ada tidaknya kecenderungan diabetes melitus), urinalisis (pemeriksaan urin untuk melihat ada tidaknya tren preeklampsia atau penyakit lainnya). Anjuran lainnya adalah melakukan pemeriksaan hepatitis B, hepatitis C dan HIV mengingat angka penyakit ini cukup tinggi sehingga tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan ini untuk menilai apakah ibu hamil mengidap beberapa kondisi ini atau tidak.

4. Berat janin sekarang berapa?

Pertanyaan ini selalu muncul pada setiap kunjungan. Saya senang setiap ibu hamil sangat antusias terhadap kehamilannya. tidak jarang saat pertama kali mereka tahu mereka hamil, saat kunjungan pertama, pertanyaan kedua yang terlontar dari bumil adalah pertanyaan ini. Saya tersenyum dan menjelaskan bahwa berat janin baru bisa diukur saat dia cukup besar ( menginjak 12 minggu dan selanjutnya). Hingga saat ini belum ada metode yang 100% akurat dalam mengukur berat janin, karena kita belum bisa menimbang janin di dalam rahim bumil. Yang bisa dilakukan adalah dengan USG, dokter akan mengukur panjang organ-organ janin (kepala, badan, tangan danpaha). dari beberapa pengukuran ini, dengan rumus tertentu, taksiran berat janin akan didapatkan. Ingat bahwa ini adalah taksiran (istilah awamnya adalah menduga berapa kisaran berat janin). dari taksiran tersebut, dokter dapat menilai apakah janin berkembang dengan baik, terlalu besar ataukah terlalu kecil dibandingkan janin lainnya dengan usia kehamilan yang sama. 



5. Kok, saya mual-mual terus sampai lemas? Apakah ini normal?

Setiap bapak di dunia perlu berterima kasih kepada dua orang yaitu ibu mereka yang telah melahirkan mereka dan kepada istri mereka yang saat ini sedang hamil dengan anak mereka. Perjuangan yang mereka lalui luar biasa dan perlu kita jaga dengan baik.
  • Mual muntah saat hamil wajar sekali dan hal ini terjadi karena peningkatan hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotropin, hormon yang diperiksa dengan tes pack). Hormon hCG meningkat setiap dua hari dan meningkat terus hingga 20 minggu. biasanya mual muntah mencapai puncaknya 12 -16 minggu dan mulai menurun, namun pada beberapa bumil, mual muntah dapat dialami hingga akhir kehamilan. 
  • Ada mitos dalam masyarakat bahwa tidak adanya mual muntah menandakan gangguan pada kehamilan. Hal ini tidak selalu benar karena mual muntah sangat subjektif. Banyak ibu hamil yang tidak mengalami mual muntah sama sekali dan kehamilan baik. Ada juga mereka yang mengalami mual muntah hebat namun kehamilannya bermasalah dan gagal. mual muntah merupakan hal yang normal dialami. Nikmati proses tersebut dan syukuri atas berkah kehamilan yang sudah hadir saat ini

6.Apa jenis kelamin anak saya?

Jenis kelamin mulai bisa terlihat saat 11 -12 minggu. Namun, kita harus ingat bahwa jenis kelamin janin akan terlihat lebih jelas setelah bayi lahir. Pertanyaan ini sering sekali muncul dan sangat wajar.

7.Apakah saya bisa melahirkan normal?

Jawabannya adalah kita sama-sama berusaha dan berdoa agar ibu bisa melahirkan normal. statistik menunjukkan bahwa 80% persalinan terjadi secara normal.

Hanya 20-30% kehamilan yang membutuhkan tindakan operasi. syarat untuk lahir normal. 
Ada 3 hal dari ibu (pinggul normal, tidak ada kelainan pada jalan lahir yang menghambat persalinan, tidak ada kondisi ibu yang merupakan larangan persalinan normal), dari janin (tidak ada kelainan pada janin yang menghambat persalinan, persalinan normal tidak membahayakan kondisi janin), serta tenaga ( ibu memiliki tenaga cukup untuk mengejan selama proses persalinan). 

Semoga ketiga hal ini normal dan bumil dapat melahirkan secara normal. Ketiga hal tersebut dinilai selama proses kehamilan dan saat akhir kehamilan. berdasarkan data yang dimiliki, tenaga medis akan menentukan apakah bumil dapat melakukan persalinan normal atau tidak.



8. Apa saja makanan yang tidak boleh saya makan?

Pertanyaan ini biasanya muncul saat pemeriksaan pertama kali. Secara umum, ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan mentah. Makanan dengan kandungan tinggi merkuri seperti mackerel, tuna, swordfish perlu dihindari. Perbanyak konsumsi sayuran hijau, buah buahan. Sayuran dan buah dengan beraneka warna merupakan pertanda diet ibu bervariasi dan membantu ibu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan semasa hamil. semasa mual muntah, hindari makanan yang dapat memicu mual muntah ibu seperti makanan dengan aroma terlalu kuat, makanan yang terlalu berminyak semisal gorengan dan semacamnya. 

9.Apa tanda-tanda melahirkan?

Pertanyaan ini biasanya muncul menjelang akhir kehamilan, terutama saat kehamilan 8 bulan. Persalinan dimulai dengan keluarnya lendir dan darah dari kemaluan bumil. Tidak perlu kuatir karena lendir dan darah ini merupakan lendir yang berada di dalam leher rahim, selama ini lendir ini berfungsi sebagai sumbatan pada leher rahim agar janin bisa berkembang dalam rahim. Saat janin sudah siap untuk lahir, sumbatan ini lepas dan diikuti oleh mulas-mulas yang makin teratur dan penurunan kepala janin, bumil masuk kedalam persalinan.

Ada baiknya ibu memeriksakan diri kepada bidan/dokter untuk mengetahui kondisi persalinan, kondisi ibu dan janin. kadang beberapa bumil melahirkan dengan sangat lancar, sehingga ada baiknya bumil memeriksakan kepada bidan/dokter untuk menghindari persalinan terjadi ditempat tidak terduga.

10.Bagaimana detak jantung janin? Apakah normal?

Detak jantung janin mulai terlihat dari pemeriksaan USG pada usia janin 6 minggu. 

USG yang dilakukan dari kemaluan (transvaginal) dapat melihat detak jantung janin mulai usia kehamilan 5 minggu. 

USG yang dilakukan dari perut dapat menemukan detak jantung janin sekitar 7-8 minggu. 

Frekuensi detak jantung janin berada di kisaran 120-160 kali dalam satu menit, biasanya meningkat hingga 170 kali atau lebih saat usia 10 minggu dan berangsur menurun hingga akhir kehamilan.


Doumo Arigatou gozaimashita   😃😃


Narasumber :

dr. Jimmy Panji Wirawan, Sp. OG
RS Kitano, Osaka, Jepang
20 Februari 2017

Kamis, 16 Februari 2017